:: Selamat Datang di Official Website Masjid Al Hikmah Toyan. Semoga bisa menjadi media berbagi dan media silaturahmi untuk saling memotivasi. Tingkatkan Ukhuwah, Jaga Istiqomah. Salam Ikhuwah. Indahnya Berbagi - Mari Menuju Kebaikan dan Perbaikan ::.
do follow

Website Masjid Al Hikmah Toyan

| Secara Bertahap Website Ini Akan Migrasi Ke Rumah Baru Kami | www.alhikmahtoyan.org

Minggu, 13 Maret 2011

Persahabatan Ahito Futsal Club Junior

Minggu, 13 Maret 2011, meski dari pagi hujan deras menguyur Toyan dan sekitarnya, tak menyurutkan semangat adik-adik AHITO Futsal Club Junior, untuk melaksanakan pertandingan persahabatan dengan Sanggar Bunga Padi. Pukul 07.00 WIB personil AHITO Futsal Club Junior sudah berkumpul di Komplek Masjid Al Hikmah Toyan.

“Kalau sampai jam 09.00 WIB, hujan tidak reda, pertandingan persahabatan dibatalkan”, kata Mas Aan. Raut kecewa nampak diwajah mereka. Akhirnya dengan berat hati, jam 09.00 WIB walaupun hujan masih rintik-rintik, demi mengobati kekecewaan adik-adik AHITO Futsal Club Junior, rombongan berkekuatan 31 orang berangkat ke Stadion Cangkring, Wates.

Hasil pertandingan persahabatan dengan Sanggar Bunga Padi, untuk Putra AHITO Futsal Club Junior dikalahkan dengan skor tipis 2-3, sementara untuk putri AHITO Futsal Club Junior menang dengan skor telak 3–0. Kegiatan diakhiri menjelang shalat dzuhur. “Semoga diwaktu mendatang kegiatan serupa dapat dilaksanakan lagi”, kata Agung Mabruri, Pembina Sanggar Bunga Padi yang diamini Aan. *[adm].

Selengkapnya → Persahabatan Ahito Futsal Club Junior

Sabtu, 12 Maret 2011

Pembagian Kaos Ahito FC Junior

Bersamaan dengan kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) – One Night In Mosque, Sabtu dan Minggu, Tanggal 05 – 06 Maret 2011, setelah acara pemberian motivasi dan renungan, pukul 22.30 WIB, dilaksanakan pembagian kaos AHITO Futsal Club Junior di komplek Masjid Al Hikmah Toyan.

Penyerahan Kaos futsal tersebut tidak dibagikan begitu saja, untuk menambah kekompakan, adik-adik AHITO FC Junior diberikan kegiatan bersama oleh AHITO FC Senior. “Sedikit dikerjain, supaya berkesan”, kata Kusuma Dwi, Koordinator AHITO FC Senior. Kegiatan diakhiri pukul 24.00 WIB. “Kaosnya dijaga yang baik, tanamkan kebanggaan terhadap AHITO FC”, tambah Kusuma Dwi. Hari Minggu tanggal 14 Maret 2011, rencananya AHITO FC Junior akan melaksanakan kegiatan latihan bersama dengan adik-adik dari Sanggar Bunga Padi. *[adm].

Selengkapnya → Pembagian Kaos Ahito FC Junior

One Night In Mosque 2011 - Sarana Pembinaan Kader

Dengan persiapan yang lumayan matang dengan didahului rapat persiapan sebanyak 2 kali, akhirnya Sabtu, Minggu, Tanggal 05 – 06 Maret 2011 dilaksanakan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) – One Night In Mosque. Pelaksanaan One Night In Mosque kali ini adalah yang keempat kalinya setelah beberapa tahun yang lalu yaitu Tahun 2005, 2008, 2009 dan 2011.


One Night In Mosque diikuti oleh 24 peserta putra dan 26 peserta putri. Alhamdulillah pelaksanaan MABIT tahun ini juga didukung oleh Remaja Islam Masjid dan AHITO Futsal Senior. Pada malam hari, materi yang disampaikan diantaranya Motivasi, Akhlaq, Perjuangan Islam. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan One Night In Mosque tahun ini juga disampaikan materi renungan dan persiapan menghadapi Ujian Mid Semester yang akan dilaksanakan oleh adik-adik Sekolah Dasar (SD) pada Senin, 7 Maret 2011.

Materi diakhiri pada pukul 22.30 WIB, dilanjutkan istirahat. Pukul 03.30 WIB dilaksanakan Shalat Tahajjud, kemudian dilanjutkan Shalat Subuh, Olah raga pagi, makan pagi dan Outbond. Pelaksanaan outbond didukung oleh Remaja Islam Masjid (Rismas), yang diharapkan Rismas dapat berlatih menjadi Fasilitator/Instruktur Outbond. Outbond dilaksanakan di seputar masjid, dan dalam pelaksanaan dimainkan game-game baru yang belum pernah dimainkan sebelumnya. Kegiatan One Night In Mosque diakhiri Hari Minggu pukul 10.00 WIB. Semoga bermanfaat. *[adm].

Selengkapnya → One Night In Mosque 2011 - Sarana Pembinaan Kader

Senin, 07 Maret 2011

Usaha Budidaya Lele Bagi Pemula

Berikut ini akan disampaikan analisa budidaya lele 8 m X 4 m dikolam terpal bagi pemula. Analisa ini untuk harga di wilayah jogja dan sekitarnya.

Untuk tahap awal yang harus dipersiapkan adalah 2 hal :


A. Investasi infrastruktur jangka panjang
Point ini meliputi :
1. Terpal 10 m X 6 m kualitas A6 bertahan 5 tahun Rp. 360.000,-
2. Sekam 3 m kubik Rp. 10.000,-
3. Biaya gali kolam Rp. 200.000,-

B. Modal 1 kali tebar
1. Benih 3.500 ekor size 4-6 cm, 100 ekor/m @ Rp. 100,- = Rp. 350.000,-.
Benih ditebar paling cepat 1 minggu setelah penggaraman.
2. Garam Persiapan 1 kali tebar 2 ons/m = 6 kg kubik Rp. 5.000,-
3. Pakan 3,5 kuintal/350 Kg, 1kg pakan Rp. 6.560,-
4. Obat-obatan dan vitamin Rp. 10.000,-

Lama budidaya 2 bulan dengan hasil panen :
1. 1 kuintal lele konsumsi
2. Size 7-12 ekor/kg

Kesimpulan analisa budidaya kolam 8 m X 4 m adalah :
“setiap 1.000 ekor benih, 1 kuintal pakan akan menghasilkan 1 kuintal lele konsumsi”

Atau dengan kata lain untuk modal 1 kali tebar/1 kali budidaya per 1000 ekor adalah :
1. Benih 1000 ekor, @ Rp. 100,- = Rp. 100.000,-
2. Garam 2 ons/m = 6 kg kubik Rp. 5.000,-
3. Pakan 1 kuintal/100 Kg, 1kg pakan Rp. 6.560,- = Rp. 656.000,-
4. Obat-obatan dan vitamin Rp. 10.000,-
5. Penyusutan kolam 5 tahun Rp.50.000,-
6. Hasil panen 1 kuintal X Rp. 10.000 = Rp.1.000.000,-

Dari hasil analisa tersebut keuntungan budidaya kurang lebih 27 persen.
Semoga bermanfaat. *[adm]
Artikel diambil dari : Trunojoyo Fishery

Selengkapnya → Usaha Budidaya Lele Bagi Pemula

Pembuatan Kolam Terpal

Siapa bilang pembuatan kolam ikan mahal ?
Berikut cara mudah membuat kolam ikan dengan biaya yang relatif murah, yaitu dengan membuat kolam terpal ukuran 4 m x 8 m (luas kolam 32 m2) dan kedalaman air kurang lebih 90 cm.

Bahan :
1. Terpal (standar untuk kolam) lebar 6 x 10 m.
2. Sekam kurang lebih 3 kubik.
3. Batako/bata merah.

Cara pembuatan :
1. Cari posisi tanah yang langsung kena sinar matahari, minimal luas tanah 32 m2 ;
2. Gali tanah dengan luas 32 m2 dengan kedalaman kurang lebih 50 cm ;
3. Tanah hasil galian tersebut digunakan untuk tanggul setinggi kurang lebih 40 cm ;
4. Padatkan supaya tanggul kuat serta permukaan tanggul diberi batako/bata merah;
5. Selanjutnya dasar kolam diberi sekam setinggi kurang lebih 10 cm ;
6. Terpal siap di pasang dan diisi air. *[adm]

Artikel diambil dari : Trunojoyo Fishery

Gambar Kolam Terpal :

Selengkapnya → Pembuatan Kolam Terpal

Gurami Kolam Terpal Pantas Dijajal

Memelihara gurami di kolam tanah atau beton, mungkin sudah banyak yang mencoba. Bagaimana kalau di kolam terpal ? Bagi Anda yang mempunyai lahan yang kurang dapat menahan air alias porous, kolam terpal bisa jadi sebuah solusi tepat untuk memelihara ikan.

Wagiran, petani ikan di Desa Toyan, Kel. Triharjo, Kec. Wates, Kab. Kulon Progo, Yogyakarta, telah membuktikannya. Meskipun airnya tidak
mengalir, kolam terpal dapat dimanfaatkan untuk memelihara gurami, mulai dari pemijahan, penetasan, pendederan, hingga pembesaran.

Pentingnya Penyiponan
Penggunaan kolam terpal dalam budidaya ikan memberikan beberapa keuntungan, yaitu gampang dikeringkan, dibersihkan, dan dipanen. Selain itu, gurami yang dihasilkan pun tidak berbau lumpur. Ini yang menyebabkan gurami dari kolam terpal lebih disukai pedagang maupun konsumen.

Kunci keberhasilan budidaya gurami dengan kolam terpal adalah kedisiplinan dalam membersihkan dasar kolam (menyipon) dan pemberian sekam padi sebagai alas terpal. Selain itu, probiotik, garam, dan ketersediaan tetes (molase) dalam pendederan juga tidak boleh ditinggalkan.

Penyiponan adalah suatu keharusan karena tanpa tanah dasar, kotoran tidak mungkin bisa terurai sehingga harus dikeluarkan, minimal 30 hari sekali, “Jika telat menyipon, gurami berbobot tujuh ons saja bisa habis,” tegas ayah satu anak ini. Menurut Wagiran, meskipun waktu panen tinggal menghitung hari, kalau waktunya disipon, ya harus dikerjakan. Pembersihan dasar kolam mencukupi bila tinggi air menyusut sekitar 20—30 cm, selanjutnya ditambah air baru sampai ke ketinggian semula.

Wagiran selalu membuat kolam dengan kedalaman air 90—100 cm dan luas 4 m x 8 m karena terpal yang ada di pasaran berukuran 6 m x 10 m. Sisa terpal, sebanyak dua meter digunakan untuk membuat dinding yang tersusun dari batako, batu bata, atau kayu. Namun, menurut pengalaman dia, cara yang paling murah dengan menggali lubang. Biaya pembuatannya hanya sekitar Rp500 ribu per kolam. Ketebalan terpal yang bisa digunakan adalah A5 atau A6 yang mampu bertahan hingga lima tahun.

Kedisiplinan penyiponan dapat meningkatkan kepadatan dengan waktu panen dan berat yang sama. Padat tebar pembesaran gurami di kolam tanah hanya 6 ekor per m3 dengan benih berukuran 250 gram per kg. Pada kolam terpal, Wagiran berani menebar hingga 10 ekor per m3. Menurutnya, pada kolam tanah terjadi penumpukan amonia dan racun sisa pakan di dasar kolam sehingga ikan tidak berani menyelam lebih dalam. Akibatnya, ruang gerak menjadi lebih sempit. Sedangkan pada kolam terpal, kumpulan racun dan amonia dapat diminimalkan dengan penyiponan yang teratur.

Pentingnya Sekam
Penggunaan sekam padi sebagai alas terpal merupakan hasil temuan Wagiran. Sekam berfungsi melindungi ikan dari goncangan suhu, terutama saat musim pancaroba. Selain stres, ikan juga mengeluarkan lebih banyak energi guna melawan hawa dingin. Menurut teori, enam persen cadangan energi dibongkar untuk keperluan tersebut. Alhasil, waktu panen bisa mundur 1—1,5 bulan untuk mendapatkan bobot sama dengan gurami yang dipelihara pada cuaca normal.

Sekam tersebut dihamparkan setebal 10—15 cm di bawah terpal, kemudian dikucuri air seperlunya. Proses dekomposisi sekam akan menghasilkan panas yang dapat merambat ke air kolam hingga ketinggian satu meter. Dengan demikian, suhu air kolam lebih stabil. “Sekam berfungsi sebagai stabilisator,” tegas Wagiran. Sekam bisa bertahan selama lima tahun sehingga penggantiannya bisa berbarengan dengan penggantian terpal.

Proses penyiapan kolam terpal sangat sederhana. Kolam baru atau lama dibersihkan kemudian diisi air setinggi 90 cm. Kolam kemudian ditaburi garam sebagai antimikroorganisme 200 gram per m3 air dan diberi pupuk katalis plankton berupa urea 100 gram per m3 air. Kolam lalu didiamkan selama satu minggu sehingga plankton tumbuh sempurna. Setelah itu benih gurami bisa ditebar.

Kepadatan untuk pemijahan sebanyak satu set per 4 m x 4 m yang terdiri seekor jantan dan lima ekor betina. Tigapuluh hari setelah induk gurami bertelur, kolam disipon diganti airnya secara keseluruhan. Wagiran tidak memberikan dedaunan bergetah putih, seperti pepaya, dalam keadaan segar pada induk guraminya. Berdasarkan pengalamannya, getah putih dapat menyebabkan penurunan daya tetas telur. Sebaliknya, induk diberi daging sapi secukupnya setiap 30 hari yang bermanfaat untuk menambah ketercukupan protein induk. Hasilnya, telur gurami berwarna kuning keemasan dengan daya tetas lebih dari 90%.

Untuk pendederan benih gurami ukuran biji oyong, kepadatannya 5.000 ekor per petak. Dari jumlah itu, dipanen sekitar 4.000 ekor benih ukuran silet sebulan kemudian. Pendederan gurami menghasilkan keuntungan paling besar. Ongkos produksi yang meliputi pakan dan benih per petak hanya sekitar Rp1 juta. Sementara harga benih ukuran silet mencapai Rp650 per ekor sehingga keuntungan mencapai Rp1,5 juta per siklus. Penggunaan molase sangat dibutuhkan dalam pendederan karena mineral yang dikandungnya dapat dimanfaatkan benih untuk bertahan dari goncangan suhu dan pH air. Dosisnya 200 cc per petak.

Jika benih yang ditebar seukuran silet, kepadatannya 1.500 ekor per petak dan dalam waktu 2,5—3 bulan rata-rata diperoleh 1.400 ekor benih ukuran tiga jari. Kalau yang ditebar gurami ukuran tiga jari, kepadatannya sekitar 750—800 ekor per petak. Dengan model pemeliharaan ini, tingkat kematian ikan hanya sekitar 5%. Asalkan, pembudidaya berdisiplin menyipon, melakukan penggaraman, menggunakan probiotik dan molase pada saat pendederan. *[adm]

Artikel diambil dari : Trunojoyo Fishery

Selengkapnya → Gurami Kolam Terpal Pantas Dijajal

Standar Teknologi Budidaya Trunojoyo

Jumat, 24 Juli 2009 admin mencoba ”menodong” Wagiran Ketua Kelompok Perikanan Trunojoyo untuk mau berbagi tentang rahasia suksesnya memelihara ikan.

”Ini rahasia perusahaan mas”, katanya berkelakar. ”Sesuai tujuan awal, Wagiran memelihara ikan adalah untuk proses pemberdayaan, jadi tidak ada yang ditutup-tutupi. Itulah sebabnya banyak orang baik secara kelompok maupun secara pribadi berkunjung ke Gubug Trunojoyo untuk sekedar berbagi/sharing maupun ngangsu kawruh”, lanjutnya serius.

Dari hasil wawancara tersebut didapatkan sedikit ilmu tentang standar teknologi budidaya sebagai berikut :

Benih

Benih yang baik adalah benih yang seinduk, seumur, seukuran.

Persiapan
Pembersihan pengeringan, pengapuran, penggaraman (2 ons/m kubik), pemupukan.

Pakan
Pakan ini mengaju 4 tepat :
Tepat waktu - speleng maju mundurnya 1 jam.
Tepat mutu - konversi rasio pakan.
Tepat guna – tepat dosis/ukuran pakan.
Tepat harga – terkait keuntungan yang diterima.

Adapun konversinya yaitu 1000 benih, 1 kuintal pakan, 1 kuintal daging.

Aplikasi probiotik
Dilaksanakan 1 minggu 1 kali.
Nitro : untuk air, dosis 10 cc/1 m kubik air, produk tigerbag.
Lactobasillus : untuk pakan, dosis 10 cc/kg pakan, produk EM4.

Aplikasi vitamin
Vitamin C.
Vitamin B Komplek .

Dosis 10 hari satu kali @ 2 butir/kg pakan. *[adm]
Artikel diambil dari : Trunojoyo Fishery

Selengkapnya → Standar Teknologi Budidaya Trunojoyo

Rabu, 02 Maret 2011

Pemilihan Kapten Ahito FC Junior

Setelah beberapa waktu lalu AHITO Futsal Club membuat kaos tim, dan sempat menyabet juara 4 pada acara Pertandingan Futsal dalam rangka 17-an, kali ini giliran adik-adik junior yang membuat kaos tim.

Sabtu, 26 Februari 2011, Setelah Sholat Isya' dan tadarus qur’an rutin malam minggu dilaksanakan pemilihan kapten tim AHITO Futsal Junior (mengadopsi Pemilihan Ketua Sanggar Bunga Padi ... Thanks Pencerahannya). Malam itu dilaksanakan pemilu untuk memilih Kapten Tim. Pemilu diikuti oleh 3 orang kandidat :
1. Ferdi
2. Rafi
3. Delta
Masing-masing kandidat menyampaikan visi-misi [meminjam bahasa Balon Bupati he .. he]. Pemilih diikuti oleh anggota tim futsal junior dan tim futsal senior. Dari hasil pemilu diperoleh suara terbanyak Delta dengan 16 suara, Ferdi 6 suara dan Rafi 5 suara. Semoga menjadi pembelajaran yang baik, dari sisi mereka tentunya. *[adm]

Selengkapnya → Pemilihan Kapten Ahito FC Junior

Selasa, 01 Maret 2011

Workshop Batik

Jumat, 18 Februari 2011, bertempat Taman Budaya Jogja sebanyak 20 Anak Sanggar Seni Abata (SSA) bersama adik-adik Sanggar Bunga Padi dan Sanggar Harmoni mengikuti workshop batik. Kegiatan workshop meliputi pelatihan membuat batik. Pada acara tersebut juga dipamerkan display karya-karya batik, dan diselingi permainan. Semoga bermanfaat. *[adm]

Selengkapnya → Workshop Batik